- Ibu dan Anak

5 Cara Menghitung Usia Kehamilan

Kenali Tanda Bahaya Saat Masa Kehamilan

Perempuan memiliki siklus menstruasi yang cukup rumit bahkan siklus kehamilan pun terbilang rumit tidak semua calon ibu mengetahui tanda-tanda kehamilan maka sangat penting bagi calon ibu untuk mengetahui tanda-tanda kehamilan awal sebenarnya ada tanda yang tampak tetapi mereka tidak tahu bagaimana cara melakukannya oleh karena itu berikut ini 5 cara hitung usia kehamilan yang bisa anda pelajari sehingga bisa mempersiapkan diri nantinya.

1. Metode HPHT.

HPHT merupakan singkatan dari hari pertama haid terakhir ini adalah salah satu metode yang bisa anda gunakan untuk menghitung usia kehamilan metode ini biasa dilakukan pada ibu hamil yang memiliki siklus haid normal yaitu sekitar 28 hingga 30 hari adapun rumus yang digunakan pada metode ini adalah rumus Naegale. Ini adalah salah satu rumus penghitungan usia kehamilan yang banyak digunakan rumus ini juga menghitung hari pergerakan lahir adapun rumusnya adalah sebagai berikut.

HPHT + 7

Bulan – 3

Tahun + 1

Sebagai contoh, HPHT anda 8 Juni 2020. Maka penghitungannya adalah:

8 + 7 = 15

6 – 3 = 3

2020 + 1 = 2021

Maka kemudian hasilnya adalah anda memiliki Hari Perkiraan Lahir (HPL) pada 15 Maret 2021. Namun jika bulan HPHT tidak bisa dikurangi 3, misalnya Januari, Februari, dan Maret, maka bulannya perlu ditambah 9, tetapi tahun tetap. Contoh:

Jika HPHT anda adalah 13 Januari 2008, maka:

13 + 7 = 20

1 + 9 = 10

2008 + 1 = 2009

Maka HPL yang ditemukan adalah 20 Oktober 2009

2. Metode Tinggi Puncak Rahim

Metode ini adalah cara menghitung usia kehamilan yangmana dilakukan dengan cara meraba puncak rahim. Puncak rahim ini berada menonjol di dinding perut. Perhitungannya akan dimulai dari tulang kemaluan hingga puncak rahim. Cara ini sering dilakukan oleh dukun bayi tradisional. Dan kini, metode tinggi puncak rahim sudah sangat jarang dilakukan.

3. Tes HCG

HCG adalah singkatan dari Human Chorionic Gonadotropin. HCG adalah sebuah hormon yang dihasilkan oleh embrio setelah proses pembuahan selanjutnya dihasilkan oleh bagian dari plasenta. Sama seperti cara sebelumnya, tes HCG bermanfaat untuk mengetahui usia kehamilan. Adapun mekanisme metode hitung usia kehamilan ini adalah dengan mengambil sampel urin seorang perempuan untuk menentukan usia kehamilan. Jika terdapat hormon HCG pada urin, maka dimungkinkan seorang perempuan tersebut tengah hamil sekitar 3 – 4 minggu. Tes HCG juga bisa dilakukan pada sampel darah.

4. Tes USG

Tes USG juga dapat dilakukan oleh seorang ibu yang ingin mengetahui usia kehamilannya. Pemeriksaan USG biasa dilakukan ketika usia kehamilan sudah memasuki usia 8 – 18 minggu. Metode ini terkenal sangat akurat dalam mencari informasi usia kehamilan. Pemeriksaan USG sangat canggih karena bisa digunakan untuk memastikan apakah kehamilan terjadi di dalam atau di luar rahim. Metode ini dapat dilakukan bagi perempuan hamil yang tidak mengetahui atau lupa HPHT.

5. Kalkulator kehamilan

Dari sekian banyaknya cara menghitung usia kehamilan, kalkulator kehamilan adalah metode yang paling praktis. Kalkulator kehamilan dapat membantu anda mengetahui usia kehamilan. Metode ini juga akan memberikan beberapa tips yang diperlukan untuk kehamilan anda. Cara penggunaan kalkulator kehamilan sangat simpel. Anda hanya perlu memasukkan data pribadi pada kolom isian mesin. Tanpa perlu alat, anda bisa menggunakan kalkulator kehamilan secara online tanpa harus pergi ke bidan atau dokter.

Dan itulah 5 cara menghitung usia kehamilan yang bisa anda terapkan. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *