- Bisnis & Keuangan

Tips Menggunakan Aplikasi Kredit di Masa Pandemi

Penggunaan aplikasi kredit di masa pandemi cukup meningkat dengan alasan banyak orang yang memang membutuhkan tambahan uang ketika kehilangan pekerjaan. Umumnya digunakan untuk membuka usaha maupun kebutuhan dana darurat.

Di sisi lain, bagi mereka yang memang membutuhkan modal usaha tambahan ataupun sekadar untuk memenuhi kebutuhan bulanan, tetap bisa menggunakan aplikasi kredit dengan bijak. Terlebih saat ini cukup banyak keuntungan yang diberikan oleh beberapa perusahaan pinjaman online yang memiliki produk aplikasi kredit.

Supaya penggunaannya bisa dimaksimalkan dan memberikan manfaat, ada beberapa tips yang perlu diperhatikan. Berikut adalah tips menggunakan aplikasi kredit di masa pandemi. 

1. Pilih hanya pinjaman online legal dan terdaftar di OJK

Pinjaman online legal punya aturan ketat dari OJK. Mulai dari besaran bunga maksimal hingga soal keamanan data para penggunanya. Itulah mengapa pinjaman online legal lebih disarankan bagi konsumen yang memang mencari aplikasi kredit terbaik.

Sebaliknya, pinjaman online yang ilegal tidak punya aturan baku. Bunga suka-suka bahkan bisa menagih utang secara arogan dengan berbagai cara. Beda dengan pinjaman online yang legal. Konsumen sudah dilindungi secara hukum. Pun saat ada perselisihan bisa dimediasi sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. 

2. Ajukan pinjaman online sesuai kebutuhan 

Selain penting untuk memilih perusahaan pinjaman online yang legal dan tepercaya, ada faktor internal yang tak kalah penting. Yaitu pertimbangan saat mengajukan pinjaman. Pikirkanlah dengan baik-baik besarannya. Karena, logisnya semakin besar pinjamannya maka akan semakin besar beban bunga yang harus dibayarkan.

Ada banyak debitur yang akhirnya terjebak dalam lingkaran setan pinjaman online. Pasalnya bukan hanya karena salah meminjam kepada pinjaman online ilegal tetapi juga karena faktor internal, meminjam dana melebihi batas kemampuan finansial.

Sebenarnya jika mau jujur pada diri sendiri, kita bisa kok mengukur sejauh mana batas kemampuan finansial kita. Idealnya pinjaman tentu tidak boleh memberatkan. Sama seperti pinjam kepada teman. Kita sudah bisa menakar berapa kali akan diangsur sesuai dengan kemampuan.

Bedanya pinjaman sama perusahaan pinjaman online lewat aplikasi kredit, tidak ada kata sungkan. Kita bisa pinjam berapa pun asalkan memang sesuai dengan plafon yang dipinjamkan. Jadi, sebenarnya kontrol ada dalam diri kita sendiri.

Usahakan pinjaman itu tidak lebih dari sepertiga penghasilan. Cara mengukurnya, jika gaji kita Rp3 juta per bulan. Maka, batasi utangnya per bulan jangan lebih dari Rp1 juta. Jadi, kita tetap bisa menggunakan Rp2 juta sisanya untuk kebutuhan lain terutama kebutuhan pokok dan lain-lainnya.

3. Pelajari bunga dan denda pinjaman online

Salah satu kesalahan mendasar para debitur dalam menggunakan aplikasi kredit adalah tidak mempelajari betapa banyak aplikasi kredit yang memberikan bunga pinjaman yang berbeda-beda. Buat informasi, bahwa Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama (AFPI) sudah mengatur bahwa besaran maksimal bunga pinjaman online adalah sebesar 0,8 persen per hari. Lebih dari itu, sudah pasti pinjaman ilegal yang tidak tergabung dalam AFPI.

Aturan tersebut tentu bukan berdasarkan kajian AFPI. Artinya, bunga harian 0,8 persen per hari sudah ada kajian sebelumnya. Bahkan tenornya pun dibatasi maksimal hanya 30 hari saja. Lain halnya jika bunga tersebut dijadikan 30 hari atau 1 bulan. 

Jadi, batas aman untuk bunga pinjaman online selama 1 bulan bunganya maksimal 30 persen. Bunganya memang besar ya. Tapi, kemudahan yang diberikan menjadi pembeda dengan lembaga keuangan konvensional yang memberlakukan berbagai syarat yang lebih ketat.

Pilihan tetap dikembalikan kepada calon debitur. Jika ingin dapat pinjaman mudah cair, masih ada banyak kok pinjaman online yang memberikan bunga rendah.

Nah, coba deh kulik juga Kredivo. Salah satu pinjaman online yang sudah cukup lama dan pastinya terdaftar di OJK. Kenapa harus Kredivo? Kredivo punya bunga paling rendah hanya 2,6% saja per bulan. Dengan biaya admin sebesar 6% yang akan dipotong di awal, kamu tidak perlu repot menyiapkan uang muka untuk pinjaman tunai.

Buat belanja dengan metode pembayaran dicicil tidak ada biaya admin, hanya perlu bayar bunga dan pokok pinjamannya dengan pilihan tenor 3,6 sampai dengan 12 bulan. Fleksibel banget kan? 

Nah, jika tertarik daftar, pelajari dulu dengan lengkap semua syarat dan ketentuannya yang bisa dilihat dari situs resmi Kredivo.id. Di situs itu, kamu bisa mendapatkan berbagai informasi secara transparan. Tidak ada yang ditutupi sehingga debitur bisa paham risiko dan keuntungannya. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *